Liburan kemarin aku pulang kampung lagi. Selain menengok simbok aku juga menghadiri perkawinan teman, saudaraku Hari di klaten. Aku pulang dari tanggal 1 s/d 6 juli 2008. Banyak berita di kampung yang masih memprihatinkan. Kampung yang semakin sepi karena orang-orangnya sudah berkurang pergi merantau ke kota ini masih saja banyak menyimpan kenangan bagiku.
Ketika aku pulang sebenarnya tidak banyak yang berubah, jalan, pohon-pohon masih seperti dulu, hanya orang-orangnya saja yang berubah. Selain memang semakin tua dimakan usia (peyot), cara pandang orang kampung sekarang sangat berbeda dengan cara pandang orang kampung jaman dulu. Dalam rasa menghargai, tepa selera rasanya tidak seperti dulu. Yang tidak habis pikir adalah seringnya cras antar tetangga bahkan saudara sendiri. Mereka hanya mempertahankan egonya saja. Tidak bisa bagaiamana memahami orang lain dan mengalah.
Ditulis dalam RENUNGAN | Leave a Comment »
dusun kecil di pesisir waduk gajah mungkur, wonogiri. Ngawu selalu ku ingat dimana saja, kapan saja. Ada keunikan tersendiri tentang Ngawu. Masyarakatnya yang terkadang theng ceklunthik yang tidak habis pikir kenapa setiap aku pulang pasti ada yang tidak baikkan antar warga (jothaan, satru). Entah itu masalahnya dari hal yang kecil sampai hal yang serius. Aku berbikir apakah itu sudah menjadi budaya orang Ngawu ya? Tapi aku bangga jadi orang Ngawu!
Ada lagi yang nyeleneh tentang bahasanya yang sering dipakai orang-orang Ngawu. Terkadang aku kalau di rumah mesem bahkan ngguyu dewe kalau kelingan bosone wong Ngawu. Bolehlah kita mesem atau ngguyu sama-sama kalau mengingat kata-kata seperti ini :
- barongan
-greng
-cuthik
-lurung
-clumpring
-pithi
-tompo
-bodak
-jon
-lading
-gorok
-babrakan
-salang
-benet
-senthong
-dipan
-lodong
-tempolong
-lawang
-kursen
-patangareng
-udan jilak
-udan gembejoh
-udan boyot
-kluwung
-imbas-imbis
-sentrap-sentrup
-mbeweng
-mimbak-mimbik
-nyantheng
-diegrek-egrek
-jundah
-bludukan
-keplere
-nyengit
-uncling
-mblekuk
-semburat
lan lioliane, tambahono dewe gek karo ngguyu, haha…. hehe… eh eh..eh!
Ditulis dalam RENUNGAN | Leave a Comment »
Tulisan ini hasil terjemahan bebas dari faq.wordpress.com diperuntukan bagi pemula yang nge-blog di wordpress.com
Berikut ini adalah cara membuat tautan/link ke alamat url/website lain, baik dalam blog atau yang dil uar blog.

- Tulis teks yang anda inginkan agar orang bisa nge-klik untuk menuju situs lain. (Bisa alamat url di dalam blog mauopun situs lain diluar blog).
- Anda perlu menyorot (menge-blok) suatu teks yang akan dijadikan tautan/link dengan menggunakan mouse. Cara lain untuk mengeblog suatu teks yah seperti bekerja di aplikasi word, gunakan tuts SHIFT dan panah navigasi di keyboard.
- Klik ikon yang seperti rantai bertautan itu. Sebuah jendela kecil akan muncul. Masukkan alamat url secara lengkap. Anda dapat memilih pada kolom target apakah link akan dibuka dengan jendela baru nantinya atau tetap menggunakan jendela sebelumnya. Jika anda memasukkan sebuah Title (judul) maka ketika orang meletakkan pointer di atas sebuah link maka akan muncul teks yang anda masukkan dalam kolom target tadi. Ini berfungsi sebagai keterangan.
- Klik Insert untuk menyelesaikan pembuatan tautan/link ini
- Jika ingin membuang/membatalkan link yang sudah dibuat bisa nge-klik ikon rantai yg terputus ini.
NB: Untuk membuat link dari sebuah image/gambar caranya sama, langkah ke dua diganti dengan ngeklik gambar (sebagai ganti teks tadi) yg akan dijadikan tautan/link, langkah berikut sama.
Ditulis dalam PROFIL | Leave a Comment »
Jika Anda ingin memprotek data Microsoft Office Anda caranya :
1. Save as
2. Klik “Tools” pada sebelah kanan atas
atau
Pencet “Alt + L”

3. Pilih “Security Options”
4. Isi itu Options
5. Setelah selesai klik Ok
Jika Anda ingin memprotek folder Anda caranya :
1. Klik kanan
2. Send To>Compressed (zipped) Folder

3. Hasilnya :
Open With>Compressed (zipped) Folder

4. Hasilnya :
Klik Kanan>Add a Password…

5. Isi Password-nya
6. Setelah selesai klik Ok
Ditulis dalam ILMU | 1 Komentar »
Kebiasaan menunda dari waktu ke waktu, dapat membuat seseorang yang pada awalnya bersemangat bermimpi, akan kehilangan gairah, arah, tujuan dan berlari menjauh dari apa yang menjadi impiannya. Sebab, menunda sebenarnya hanya akan mengubur kesempatan demi kesempatan yang ada untuk mewujudkan impian.
Karena itu, cita-cita selamanya akan menjadi khayalan belaka jika kita tidak memulainya dengan rencana! Dan, yang utama, rencana tanpa tindakan nyata juga hanya akan jadi bualan semata.
Mari, selagi masih ada waktu, gunakan sebaik-baiknya waktu kita untuk menyusun kehidupan dan meraih kesempatan, demi menggapai cita-cita.
Ditulis dalam SAJIAN | Leave a Comment »
Pengembangan Diri di sekolah merupakan salah satu komponen penting dari struktur Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diarahkan guna terbentuknya keyakinan, sikap, perasaan dan cita-cita para peserta didik yang realistis, sehingga pada gilirannya dapat mengantarkan peserta didik untuk memiliki kepribadian yang sehat dan utuh.
Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan secara klasikal pada jam efektif, namun seyogyanya lebih banyak dilakukan di luar jam reguler (jam efektif), baik melalui kegiatan yang dilembagakan maupun secara temporer, bersifat individual maupun kelompok.
Pengembangan diri harus memperhatikan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik dan bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peranan penting untuk mengidentikasi kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik melalui kegiatan aplikasi instrumentasi dan himpunan data, untuk ditindaklanjuti dalam berbagai kegiatan pengembangan diri.
Kegiatan pengembangan diri akan melibatkan banyak kegiatan sekaligus juga banyak melibatkan orang, oleh karena itu diperlukan pengelolaan dan pengorganisasian disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi nyata di sekolah.
Sebagai penutup tulisan ini, ada baiknya kita renungkan ungkapan dari R.F. Mackenzie yang banyak mengilhami ribuan guru di Inggris tentang bagaimana seharusnya proses pendidikan berlangsung, dikaitkan dengan kegiatan pengembangan diri di sekolah :
“ …Kami ingin memberikan kepada siswa-siswa kesempatan untuk menceburkan ke dalam cara hidup yang berbeda, dan kenangan yang bertahan lebih lama. Di sana tidak akan ada paksaan atau keharusan, ketekanan, ketergesaan, atau ujian. Apabila mereka ingin memanjat atau berski, kita akan membantu mereka untuk mendapatkan keterampilan itu. Apabila mereka ingin mengidentifikasi tumbuhan gunung tinggi atau burung, kita akan mengusahakan diperolehnya pengetahuan itu. Dan apabila mereka ingin tidak memiliki kedambaan akan adanya kegiatan atau kehausan akan pengetahuan, tetapi maunya hanya duduk diam seperti kaum penghuni dataran tinggi yang dulunya di sini, atau ingin memandangi awan berarak melaju di atas Creag Dhubh, atau mendengarkan suara rintik hujan yang menitik jatuh di antara cecabang pohon setelah hujan berhenti mengucur, itu semua juga merupakan bagian penting dari perkembangan. Pada saat inilah, ketakutan, ide, harapan, dan pertanyaan yang setengah tenggelam mulai muncul kembali ke permukaan…” (Combie White, 1997).
Ditulis dalam SAJIAN | Leave a Comment »
Syukur kepada Tuhan yang Maha Adil atas rahmat-Nya bahwa akhirnya aku berhasil dalam uji diklat sertifikasi guru. Memang semuanya sudah di atur oleh-Nya. Apa yang aku harapkan selama ini akhirnya terkabul. Aku tidak tahu bagaimana dengan di tempat kerjaku mau mengakui atau tidak dengan adanya uji sertifikasi dari pemerintah ini? Ada dua pilihan : kalau mereka mengakui otomatis aku langsung disesuaikan, kalau tidak mengakui yaa.. masih biginilah nasibku.
K alau dipikir-pikir mereka menaikkan tunjangan bagi para pejabat sebesar itu, (pejabatnya banyak lho) hati ini sebenarnya menjerit dan brontak. Kenapa? Kalau dibandingkan dengan perjuangan teman -teman (beberapa teman, tidak banyak) yang sudah susah-susah kuliah beberapa tahun dannnnnn hanya mengahargai + Rp. 100.000 – kok tidak ada (kok yo blejet). Sebenarnya harga itu seberapa sihhhhhhhh? dibandingkan dengan tunjanganmuuuuuu. (coba pikirrr!) Itu sebenarnya tidak kami harapkan, tetapi status sekali lagi status perjuangan!
Mereka tidak tahu yang meraka lakukan kaliii! Sabar, Sabarrr, Sabarrrrr , tunggu waktunya saja. yang penting bersyukur, sebentar lagi tunjanganku yaaa hampir sama dengan mereka (beda2 tipis) dan itu labih ada harganya karena yang memberi langsung dari pemerintah! Kwak, Kwak , Kwak …..
Ditulis dalam SAJIAN | Leave a Comment »
Hari ini 15/02/08, aku mulai bisnis kecil-kecilan. Bukan kecil tapi usaha yang besar dengan modal kecil. Walapun kecil tapi aku percaya bisnis ini menjanjikan. Ya edep2 tambah tukon uyahe tanti.
Dengan harga yang cukup terjangkau bisa menikmati makanan dengan lezat dan gizi tinggi, cuma 30.000 rupiah / kilo. opo yo …….
Ditulis dalam SAJIAN | Leave a Comment »
Pada tanggal 28 Januari s/d 5 Februari 2008, aku bersama 2 teman dari sd tarsisius vireta (ibu margot dan ibu yuri) ikut diklat sertifikasi guru. Sebenarnya diklat ini adalah diklat susulan karena aku bersama dua teman ibu pada diklat pertama tanggal 21 Desember 2007 kemarin tidak mengikuti karena pulang kampung.
Mudah-mudahan ini menjadi titik terang bagiku untuk merubah hidup yang semakin tidak hidup ini. Tulisan ini mungkin sebagai curahan isi hatiku yang memang sangat sebel sekali terhadap dirinya dan diriku.
Pasalnya (weleh2) aku sudah capek2 kuliah 5 tahun, ambil akta 4 setengah tahun tetapi yang terjadi apa nasibku masih tetap begini tidak ada perubahan sedikitpun. Itu semua karena peraturan2 yang konyol dan hanya bisa dipahami oleh orang2 cerdik saja. Akhirnya sampai saat ini ijazah tidak disesuaikan, golongan tidak disesuaikan dan apalagi gaji tentunya tidak.
Dan …., mudah-mudahan dengan aku mengikuti diklat yang diadakan oleh negara ini, aku bisa membuktikan bahwa apa yang selama ini aku lakukan tidak sia2. Walaupun dtempat ku sendiri tidak mengakui setidaknya pemerintah mengakui bahwa aku ternyata bisa. Semoga demikian.
Ditulis dalam SAJIAN | Leave a Comment »
Jam 3 sore, 20 des 07 dengan suasana cemas aku meninggalkan regensi untuk pulang kampung ke wonogiri. Cemas karena aku meninggalkan rumah saat hujan lebat sekali, dan air sudah berada di depan jalan rumahku (banjir lagi). Meskipun barang-barangku yang penting sudah aku naikkan dan aku buatkan tempat yang agak tinggi, bukan aku yang membuat tapi bapak yang baik hati “cosmas”. Teman yang selalu dan selalu menolong saya. Mudah-mudahan banjir tidak lebih tinggi dari tahun kemarin, pikirku.
Aku mangkat lewat kotabumi, sebab ono pojok total wis ora biso dilewati angkot. banjir wis sak udel. Dengan istri tercinta “tanti” aku naik angkot R15A jurusan kotabumi terus nyambung angkot ke kalideres. Tujuanku ke tempat adik ipar dulu sebab bapa dan ibu mertua ada di sana dan sesuk kudu mangkat bareng-bareng numpak kreto.
Udan isih deres banget, mendung gentheongan donyo koyo arep kiamat. Sak dalan-dalan sing ono gur banyu kabeh. Iki dalan opo kali, pikirku. Akhire aku sampe di kontrakkan adik mertua jam 6 sore, dengan klambi kembroh eproh, anyep njejep.
Ditulis dalam SAJIAN | 1 Komentar »